Kapan Waktu Terbaik Mencuci Perlengkapan Bayi Setelah Traveling? Ini Panduan Higienisnya!

Feature Images

Liburan bersama keluarga memang menjadi momen yang sangat menyenangkan, apalagi jika ini adalah perjalanan pertama kamu bersama si kecil. Namun, di balik keseruan foto-foto estetik dan kenangan indah, ada satu tugas besar yang menanti setibanya kamu di rumah, yaitu mencuci semua perlengkapan bayi. Banyak orang tua yang merasa lelah dan memilih untuk menunda urusan kebersihan ini hingga beberapa hari ke depan. Padahal, menunda mencuci perlengkapan bayi setelah perjalanan jauh bisa membawa risiko kesehatan yang tidak main-main bagi buah hati kamu.

Lalu, kapan sebenarnya waktu terbaik untuk mulai mencuci semua itu? Apakah semua perlengkapan harus dicuci secara bersamaan atau ada skala prioritasnya? Dalam artikel ini, kita akan membahas panduan lengkap mengenai waktu yang tepat dan alasan mengapa kamu tidak boleh membiarkan kuman perjalanan menempel terlalu lama di peralatan bayi kamu.

Mengapa Harus Segera Mencuci Perlengkapan Bayi Setelah Perjalanan Jauh?

Mungkin kamu bertanya-tanya, bukankah perlengkapan bayi terlihat masih bersih? Mengapa harus terburu-buru mencucinya? Jawabannya terletak pada apa yang tidak terlihat oleh mata telanjang. Selama perjalanan, perlengkapan bayi kamu terpapar oleh berbagai lingkungan publik yang berbeda-beda, mulai dari ruang tunggu bandara, kabin pesawat, hingga area parkir atau rest area.

Ancaman Bakteri dan Virus dari Kabin Pesawat

Jika kamu baru saja menempuh perjalanan menggunakan pesawat, risiko kontaminasi kuman cukup tinggi. Pesawat menggunakan sistem sirkulasi udara yang meskipun sudah difilter, tetap memiliki risiko membawa partikel mikroba. Belum lagi permukaan publik seperti meja lipat, pegangan kursi, hingga karpet pesawat yang jarang sekali disterilkan secara mendalam di antara jadwal penerbangan.

1. Ancaman Bakteri dan Virus dari Kabin Pesawat

Bayangkan stroller atau gendongan kamu bersentuhan dengan permukaan tersebut. Bakteri seperti Staphylococcus atau bahkan virus flu bisa dengan mudah berpindah dan bertahan hidup di serat kain perlengkapan bayi kamu selama berjam-jam. Untuk meminimalkan risiko selama di udara, kamu juga bisa membaca panduan tentang Cara Aman Bayi Naik Pesawat agar perjalanan tetap nyaman dan minim paparan kuman.

Debu dan Sisa Makanan di Dalam Mobil

Bagi kamu yang melakukan road trip atau perjalanan jauh dengan mobil pribadi, tantangannya sedikit berbeda namun tetap berisiko. Car seat adalah tempat di mana bayi menghabiskan waktu paling lama selama di mobil. Selama perjalanan, biasanya ada remahan biskuit, tumpahan susu, atau keringat bayi yang terjebak di sela kain car seat. Kondisi kabin mobil yang cenderung lembap akan membuat sisa makanan tersebut menjadi tempat favorit bagi pertumbuhan jamur. Jika tidak segera dibersihkan, car seat bisa menjadi sarang penyakit dan menimbulkan bau tidak sedap.

2. Debu dan Sisa Makanan di Dalam Mobil

Jadwal Pencucian: Mana yang Harus Didahului?

Setelah sampai di rumah, rasa lelah pasti melanda. Kamu tidak perlu mencuci semuanya dalam satu waktu jika memang energi terbatas. Kuncinya adalah menentukan prioritas berdasarkan tingkat kontak langsung dengan kulit bayi dan tingkat paparan kuman di tempat umum.

Prioritas Utama (0 hingga 3 Jam): Pakaian, Gendongan, dan Selimut

Waktu terbaik untuk menangani kategori ini adalah segera setelah kamu sampai di rumah atau maksimal dalam 3 jam pertama. Pakaian yang dikenakan bayi, gendongan, dan selimut adalah barang-barang yang bersentuhan langsung dengan kulit bayi. Barang-barang ini bertindak seperti spons yang menyerap kuman dari lingkungan sekitar.

4. Prioritas Utama (0 hingga 3 Jam) Pakaian, Gendongan, dan Selimut

Segera lepaskan pakaian bayi dan masukkan ke dalam mesin cuci. Untuk jenis Gendongan Bayi, pastikan kamu mencucinya dengan deterjen hipoalergenik agar sisa-sisa polusi dari bandara atau stasiun benar-benar hilang sebelum digunakan kembali untuk menggendong si kecil di rumah.

Prioritas Kedua (Maksimal 24 Jam): Stroller dan Car Seat

Stroller dan car seat biasanya memiliki struktur yang lebih kompleks dan membutuhkan waktu lebih lama untuk dibersihkan. Namun, jangan biarkan barang-barang ini menganggur lebih dari 24 jam. Jika kamu membiarkannya terlalu lama, noda makanan yang mengering akan semakin sulit diangkat dan bakteri akan mulai berkembang biak di lapisan busa bagian dalam.3. Prioritas Kedua (Maksimal 24 Jam) Stroller dan Car Seat

Memang melelahkan jika harus membongkar pasang kain stroller atau car seat sendiri setelah menempuh perjalanan jauh. Jika kamu merasa butuh bantuan, serahkan saja urusan ini kepada ahlinya melalui layanan Cuci Stroller dan Laundry Car Seat dari Dpurple Laundry. Dengan bantuan profesional, kamu bisa beristirahat total sambil memastikan perlengkapan si kecil kembali higienis.

Instan: Mainan dan Botol Susu

Khusus untuk mainan yang dibawa selama traveling dan botol susu, pembersihan harus dilakukan secara instan. Jangan menunggu jam, segera cuci dan sterilkan begitu kamu masuk ke dapur. Mainan sering kali jatuh ke lantai bandara atau dipegang oleh banyak orang, sehingga sterilisasi adalah hal wajib untuk mencegah kuman masuk ke mulut bayi.

5. Instan Mainan dan Botol Susu

Tips Mencuci Perlengkapan Bayi Pasca Traveling agar Tetap Awet

Mencuci perlengkapan bayi setelah perjalanan jauh membutuhkan perhatian ekstra. Kamu tidak hanya ingin membunuh kuman, tetapi juga ingin menjaga agar bahan kain tidak rusak. Gunakan suhu air yang tepat, biasanya air hangat sekitar 40 derajat Celcius sudah cukup untuk melumpuhkan sebagian besar bakteri tanpa merusak elastisitas kain gear bayi kamu.

Pilihlah deterjen yang bersifat hipoalergenik dan bebas dari pemutih keras. Sisa kuman perjalanan mungkin kuat, namun bukan berarti kamu harus menggunakan bahan kimia yang bisa mengiritasi kulit sensitif bayi kamu. Selain itu, pastikan proses pengeringan dilakukan secara sempurna. Jangan biarkan kain perlengkapan bayi dalam kondisi lembap karena akan memicu pertumbuhan jamur yang berbahaya bagi pernapasan si kecil.

Kesimpulan: Kebersihan adalah Kunci Pemulihan Pasca Liburan

Kebersihan perlengkapan bayi setelah traveling bukan sekadar urusan estetika agar barang terlihat rapi kembali, melainkan langkah preventif untuk menjaga kesehatan keluarga. Dengan mengikuti jadwal pencucian yang tepat, kamu bisa memastikan bahwa sisa kuman dari pesawat atau mobil tidak ikut terbawa ke dalam lingkungan rumah yang bersih.

Jangan biarkan kelelahan setelah traveling membuat kesehatan si kecil terancam oleh kuman yang menempel di stroller atau car seat. Kamu berhak beristirahat dengan tenang sementara kami yang menangani kebersihannya. Dpurple Laundry menyediakan layanan deep cleaning higienis yang dirancang khusus untuk perlengkapan bayi sensitif. Segera daftarkan perlengkapan kamu melalui website kami di www.dpurplelaundry.com untuk mendapatkan penjemputan gratis dan pastikan semua kembali bersih seperti baru!

Menu Dpurple

Spesialisasi Dpurple

Layanan Laundry

Edit Content
  • Stroller | Mulai dari 175 Ribu
  • Car Seat | Mulai dari 150 Ribu
  • Baby Walker | Mulai dari 75 Ribu
  • Baby Chair | Mulai dari 50 ribu
  • Mainan Bayi | 1 Paket Mulai dari 150 Ribu
  • Kiloan Baju Bayi | Mulai dari 6.500 Ribu/Kg
Edit Content
  • Baby Box | Mulai dari 200 Ribu
  • Bassinet | Mulai dari 150 Ribu
  • Guling Bayi | Mulai dari 15 Ribu
  • Kasur Bayi | Mulai dari 70 Ribu
  • Bouncher | Mulai dari 60 Ribu
  • Swing Pad | Mulai dari 20 Ribu
  • Set Baby Carier | Mulai dari 40 Ribu
  • Bedong Bayi | Mulai dari 15 Ribu
Edit Content
  • Kebaya | Mulai dari 50 Ribu
  • Jas dan Blazzer | Mulai dari 25 Ribu
  • Gaun | Mulai dari 80 Ribu
  • Dress | Mulai dari 25 Ribu
  • Jas Anak | Mulai dari 50 Ribu
  • Gaun Anak | Mulai dari 30 Ribu
Edit Content
  • Sepatu Bahan
  • Sepatu Kulit
  • Sepatu Olahraga
  • Sneaker
  • Sepatu Flat
  • Wedges
  • Sepatu Anak
Edit Content
  • Laundry Tamu Hotel Di Malang
  • Laundry Satuan Malang

Layanan Laundry

Kebon Jeruk (Pusat)

Palbatu Jakarta Selatan

Tebet Jakarta Selatan

Nomor Whatsapp

Hubungi Sesuai Lokasi