Baru Mulai Yoga? Kenali Beda Matras TPE vs PVC dan Cara Merawatnya Biar Kamarmu Nggak Bau Apek

Dpurple April 1 Feature Images

Baru beli matras yoga, semangat latihan di rumah, tapi beberapa minggu kemudian kamar kamu mulai tercium bau apek yang aneh? Tenang, kamu bukan satu-satunya. Ini masalah yang sering banget dialami pemula yoga, dan biasanya penyebabnya cuma satu: salah merawat matras sesuai jenis bahannya.

Dua jenis matras yang paling umum di pasaran adalah TPE dan PVC. Keduanya terlihat mirip dari luar, tapi punya karakteristik yang cukup berbeda, terutama soal bagaimana mereka bereaksi terhadap keringat dan kelembapan. Di Jakarta dengan kelembapan udara yang bisa tembus 80%, risiko matras bau apek jauh lebih cepat dibanding kota-kota beriklim kering.

Yuk kenali perbedaannya dan cara merawatnya yang benar.

Kenapa Matras Yoga Bisa Bikin Kamar Bau Apek?

Keringat + Kelembapan Jakarta = Kombinasi Berbahaya

Setiap kali kamu yoga, matras menyerap keringat, sel kulit mati, dan minyak alami tubuh. Di iklim tropis seperti Jakarta, kelembapan tinggi memperlambat proses pengeringan matras. Kalau matras langsung digulung setelah latihan tanpa dilap, keringat tadi terjebak di dalamnya.

Kelembapan yang terperangkap inilah yang jadi ladang subur bagi bakteri. Dalam kondisi lembap dan hangat, bakteri bisa berkembang biak dalam hitungan jam.

Bakteri Penyebab Bau yang Sering Hidup di Matras

Bau apek pada matras umumnya berasal dari aktivitas bakteri Staphylococcus epidermidis yang memecah protein dalam keringat menjadi senyawa berbau. Selain itu, jamur Aspergillus niger juga sering tumbuh di matras yang lembap, terutama kalau disimpan di ruangan tanpa sirkulasi udara yang baik.

Bedanya dengan matras di negara beriklim dingin, di Jakarta proses ini terjadi jauh lebih cepat karena suhu dan kelembapan selalu mendukung pertumbuhan mikroorganisme sepanjang tahun.

Beda Mendasar Matras TPE vs PVC

Struktur Material dan Cara Menyerap Keringat

Matras TPE (Thermoplastic Elastomer) punya struktur closed-cell, artinya pori-porinya lebih rapat dan permukaan tidak mudah menyerap cairan ke dalam lapisan matras. Keringat cenderung menggenang di permukaan dan lebih mudah dilap.

Sebaliknya, matras PVC (Polyvinyl Chloride) punya tekstur yang lebih terbuka. Keringat bisa lebih mudah meresap ke bagian dalam material jika tidak segera dibersihkan. Ini yang membuat PVC lebih berisiko berbau kalau perawatannya tidak konsisten.

Mana yang Lebih Mudah Bau? Ini Faktanya

TPE secara alami lebih tahan terhadap penumpukan bau karena struktur materialnya yang rapat. Tapi bukan berarti bebas bau sepenuhnya, terutama kalau kamu jarang membersihkannya.

PVC lebih rentan bau jika jarang dirawat, tapi justru lebih mudah dilakukan deep cleaning karena materialnya tahan terhadap berbagai cairan pembersih. Intinya, keduanya bisa tetap segar asalkan rutin dirawat dengan cara yang tepat.

Perbandingan Singkat TPE vs PVC

Aspek Matras TPE Matras PVC
Bahan Dasar Plastik & karet polimer, ramah lingkungan Polyvinyl Chloride, lebih keras
Berat Lebih ringan (~1 kg) Lebih berat (~1,2-1,5 kg)
Struktur Pori Closed-cell — keringat tidak mudah meresap ke dalam Open-pore — keringat lebih mudah terserap ke material
Risiko Bau Apek Lebih rendah jika rutin dilap Lebih tinggi jika jarang dibersihkan
Daya Tahan Baik, tapi kurang di panas ekstrem Lebih tahan lama dan awet
Harga Sedikit lebih mahal Lebih terjangkau
Cocok Untuk Pemula, yoga dinamis, mudah dibawa Latihan di rumah, budget-friendly

Cara Merawat Matras TPE yang Benar

Rutinitas Setelah Latihan

Jangan langsung digulung setelah yoga. Lap kedua sisi matras dengan kain lembap yang sudah ditetesi campuran air dan sabun cair lembut. Bisa juga tambahkan beberapa tetes essential oil tea tree yang punya efek antibakteri alami.

Setelah dilap, angin-anginkan matras minimal 15 menit sebelum digulung. Ini langkah paling penting dan paling sering dilewatkan.

Deep Cleaning untuk TPE

Lakukan deep cleaning setiap 2 minggu sekali jika kamu latihan rutin, atau sebulan sekali untuk pemakaian casual. Caranya:

  • Rendam kain bersih dengan campuran air hangat dan sabun lembut
  • Lap seluruh permukaan matras secara merata, termasuk bagian tepi dan sisi bawah
  • Bilas sisa sabun dengan kain lain yang dibasahi air bersih
  • Jemur di tempat teduh dengan sirkulasi udara baik, bukan di bawah sinar matahari langsung
  • Pastikan benar-benar kering sebelum disimpan, minimal 2-3 jam

Hindari merendam matras TPE terlalu lama karena bisa merusak struktur lapisan dan mengurangi daya cengkeram permukaannya.

Cara Merawat Matras PVC yang Benar

Rutinitas Setelah Latihan

Sama seperti TPE, matras PVC harus langsung dilap setelah selesai digunakan. Gunakan campuran air dan cuka putih dengan perbandingan 1:1, atau sabun lembut berbahan dasar air. Kedua bahan ini efektif membersihkan permukaan PVC tanpa merusak teksturnya.

Deep Cleaning untuk PVC

Matras PVC lebih fleksibel soal metode pembersihan karena materialnya lebih tahan terhadap cairan. Untuk deep cleaning:

  • Semprot seluruh permukaan dengan larutan air dan cuka putih atau pembersih khusus alat olahraga
  • Diamkan 3-5 menit agar larutan bekerja mengangkat kotoran
  • Lap dengan kain lembut menggunakan gerakan melingkar
  • Bilas bersih dan angin-anginkan di tempat teduh hingga benar-benar kering

Yang Tidak Boleh Dilakukan pada Matras PVC

  • Jangan gunakan deterjen keras atau yang mengandung pemutih, bisa bikin permukaan licin dan warna memudar
  • Hindari menjemur di bawah sinar matahari langsung terlalu lama karena paparan UV bisa membuat PVC menjadi rapuh dan retak
  • Jangan simpan dalam kondisi lembap atau setengah kering

Tips Tambahan Biar Kamar Nggak Bau Apek Setelah Yoga

Selain merawat matras dengan benar, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa mencegah bau apek menyebar ke kamar:

  • Buka jendela atau nyalakan kipas angin saat dan setelah latihan untuk memperbaiki sirkulasi udara
  • Jangan taruh matras langsung di lantai karpet yang juga menyerap kelembapan
  • Simpan matras dalam posisi digulung tegak, bukan ditumpuk di pojok
  • Taburkan baking soda tipis-tipis di permukaan matras sekali sebulan, diamkan 20 menit, lalu vakum atau lap bersih

Kalau matras kamu sudah terlanjur bau menyengat dan tidak hilang meski sudah dibersihkan sendiri, itu biasanya tanda bahwa bakteri sudah menembus lapisan dalam matras dan butuh penanganan lebih dari sekadar lap.

Kapan Harus Serahkan ke Laundry Profesional?

Ada situasi di mana membersihkan matras sendiri tidak cukup, terutama kalau:

  • Bau apek tidak hilang meski sudah dicuci berulang kali
  • Muncul bercak atau noda kehitaman yang merupakan tanda pertumbuhan jamur
  • Permukaan matras terasa lengket atau tekstur anti-slip mulai berkurang

Dalam kondisi seperti ini, deep cleaning profesional bisa jadi solusi. Dpurple Laundry menerima layanan laundry matras yoga dengan teknik pembersihan khusus yang menyesuaikan jenis material, baik TPE maupun PVC. Proses pengeringan dilakukan dengan kontrol suhu yang tepat agar struktur matras tetap terjaga.

Menu Dpurple

Spesialisasi Dpurple

Layanan Laundry

  • Stroller | Mulai dari 175 Ribu
  • Car Seat | Mulai dari 150 Ribu
  • Baby Walker | Mulai dari 75 Ribu
  • Baby Chair | Mulai dari 50 ribu
  • Mainan Bayi | 1 Paket Mulai dari 150 Ribu
  • Kiloan Baju Bayi | Mulai dari 6.500 Ribu/Kg
  • Baby Box | Mulai dari 200 Ribu
  • Bassinet | Mulai dari 150 Ribu
  • Guling Bayi | Mulai dari 15 Ribu
  • Kasur Bayi | Mulai dari 70 Ribu
  • Bouncher | Mulai dari 60 Ribu
  • Swing Pad | Mulai dari 20 Ribu
  • Set Baby Carier | Mulai dari 40 Ribu
  • Bedong Bayi | Mulai dari 15 Ribu
  • Kebaya | Mulai dari 50 Ribu
  • Jas dan Blazzer | Mulai dari 25 Ribu
  • Gaun | Mulai dari 80 Ribu
  • Dress | Mulai dari 25 Ribu
  • Jas Anak | Mulai dari 50 Ribu
  • Gaun Anak | Mulai dari 30 Ribu
  • Sepatu Bahan
  • Sepatu Kulit
  • Sepatu Olahraga
  • Sneaker
  • Sepatu Flat
  • Wedges
  • Sepatu Anak
  • Laundry Tamu Hotel Di Malang
  • Laundry Satuan Malang

Layanan Laundry

Kebon Jeruk (Pusat)

Palbatu Jakarta Selatan

Tebet Jakarta Selatan

Nomor Whatsapp

Hubungi Sesuai Lokasi