8 Cara Menghilangkan Bau Apek Membandel pada Handuk Fitnes dan Yoga

7 Cara Menghilangkan Bau Apek Membandel pada Handuk Fitnes dan Yoga

Kamu sudah cuci handuk fitnes berkali-kali, tapi baunya tetap tidak hilang? Ini bukan berarti kamu kurang bersih saat mencucinya. Handuk yang dipakai untuk olahraga punya tantangan tersendiri yang berbeda dari handuk mandi biasa. Keringat yang menempel, gym bag yang panas dan lembap, sampai cara pengeringan yang kurang tepat bisa membuat bau apek bertahan lebih lama dari yang kamu kira. Bahkan sebuah penelitian dari Charles Gerba, mikrobiolog dari University of Arizona, menemukan bahwa handuk yang digunakan setelah olahraga mengandung jumlah bakteri jauh lebih tinggi dibandingkan handuk mandi biasa, karena volume keringat dan suhu tubuh saat latihan menciptakan kondisi ideal bagi bakteri untuk berkembang biak dengan cepat.

Kabar baiknya, ada cara yang lebih efektif untuk mengatasinya. Simak penjelasan lengkapnya di sini.

Beda dengan handuk mandi biasa, perawatan handuk fitnes dan yoga butuh pendekatan yang lebih intensif karena intensitas kontaminasi keringatnya jauh lebih tinggi, apalagi di iklim tropis Jakarta yang lembap dan panas sepanjang tahun.

1. Jangan Langsung Lipat, Gantung Handuk Setelah Digunakan

Kebiasaan kecil ini punya dampak besar. Begitu selesai olahraga, jangan langsung melipat handuk dan memasukkannya ke tas. Jika memungkinkan, gantung dulu di area yang ada sirkulasi udara agar serat handuk bisa mulai mengering sebelum dibawa pulang. Di rumah, langsung gantung di tempat yang tidak pengap. Jangan biarkan handuk basah tergeletak di lantai atau terlipat di dalam tas lebih dari satu jam.

Untuk kamu yang punya kebiasaan berkeringat sangat banyak saat latihan, ada tips tambahan yang bisa membantu kamu mengelola keringat dengan lebih baik di artikel cara mengurangi keringat berlebih saat olahraga.

2. Cuci dengan Cuka Putih untuk Membunuh Bakteri Penyebab Bau

Cuka putih adalah salah satu bahan paling efektif untuk mengatasi bau apek membandel pada handuk olahraga. Sifat asamnya bekerja membunuh bakteri dan jamur yang bersarang di serat kain tanpa merusak material. Caranya mudah: tambahkan satu gelas cuka putih ke dalam mesin cuci bersama handuk, lalu cuci dengan putaran biasa. Kamu tidak perlu menambahkan deterjen bersamaan dengan cuka, karena keduanya bisa saling mengurangi efektivitas.

3. Gunakan Baking Soda sebagai Penetral Bau Alami

Kalau bau apeknya sudah benar-benar membandel, baking soda bisa jadi solusi tambahan yang sangat membantu. Baking soda bekerja dengan cara menyerap dan menetralkan bau, bukan sekadar menutupinya. Tambahkan setengah cangkir baking soda langsung ke dalam drum mesin cuci saat proses pencucian. Untuk hasil maksimal, kamu bisa melakukan dua putaran secara berurutan: pertama dengan cuka putih, lalu putaran kedua dengan baking soda dan sedikit deterjen.

4. Pakai Deterjen Enzim atau Deterjen Antibakteri

Deterjen biasa seringkali tidak cukup untuk menembus lapisan keringat yang sudah mengeras di serat handuk olahraga. Deterjen yang mengandung enzim dirancang khusus untuk memecah protein dan lemak dari keringat, sehingga lebih efektif membersihkan handuk fitnes secara menyeluruh. Cek label kemasan deterjennya dan cari yang mencantumkan kata “protease” atau “lipase” di daftar bahan aktifnya. Pilih juga deterjen dengan kandungan antibakteri jika handukmu sering dipakai untuk sesi latihan intensitas tinggi.

5. Cuci dengan Air Panas Sesuai Label Perawatan

Air panas membantu membunuh bakteri yang tidak bisa diatasi oleh air biasa. Suhu sekitar 60 derajat Celsius umumnya sudah cukup efektif untuk membersihkan handuk olahraga secara menyeluruh. Tapi sebelum mencuci dengan air panas, selalu cek label perawatan pada handukmu terlebih dahulu. Beberapa material microfiber tidak tahan terhadap suhu tinggi dan bisa rusak jika dicuci terlalu panas.

Kalau handukmu selain bau juga sudah terlihat kusam dan dekil, ada langkah pembersihan yang lebih intensif yang bisa kamu ikuti di artikel cara membersihkan handuk dekil.

6. Lakukan Pre-Soak dengan Larutan Enzim Sebelum Masuk Mesin Cuci

Ini adalah langkah yang jarang diketahui tapi punya dampak besar, terutama untuk handuk yang sudah bertahun-tahun menyerap keringat intens. Sebelum memasukkan handuk ke mesin cuci, rendam terlebih dahulu selama 15 hingga 30 menit dalam larutan air hangat yang dicampur deterjen enzim. Pre-soak ini memberi waktu bagi enzim untuk mulai memecah protein dan lemak keringat yang sudah mengeras jauh di dalam serat microfiber, sesuatu yang tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat siklus mesin cuci biasa. Hasilnya jauh lebih bersih dibanding langsung dicuci tanpa perendaman. Pilihan ukuran handuk olahraga yang tepat juga memengaruhi efektivitas pre-soak ini, karena handuk yang terlalu tebal butuh waktu rendam lebih lama agar larutan enzim bisa meresap merata ke seluruh serat.

7. Pastikan Pengeringan Sempurna Sebelum Disimpan

Ini adalah langkah yang paling sering diabaikan. Handuk yang sudah dicuci bersih pun bisa kembali bau apek jika disimpan dalam kondisi masih lembap. Jemur handuk di tempat yang terkena sinar matahari langsung selama minimal 3 hingga 4 jam, karena sinar UV secara alami membantu mematikan sisa bakteri yang mungkin masih menempel. Pastikan handuk benar-benar kering secara merata, termasuk bagian tengah yang lebih tebal, sebelum kamu lipat dan simpan. Cara mudah memastikannya: remas bagian paling tebal di tengah handuk, jika masih terasa dingin atau lembap, artinya belum cukup kering.

8. Pisahkan Cucian Handuk Olahraga dari Pakaian Lainnya

Handuk fitnes dan yoga sebaiknya tidak dicampur dengan cucian lain seperti pakaian harian atau handuk mandi. Alasannya karena kontaminasi silang bisa terjadi, yaitu bakteri dari handuk olahraga yang padat keringat bisa berpindah ke pakaian lain selama proses pencucian. Mencuci handuk olahraga secara terpisah juga memungkinkan kamu menggunakan pengaturan pencucian yang lebih tepat, baik dari segi suhu maupun deterjen yang dipakai.

Merawat handuk fitnes dan yoga memang butuh sedikit lebih banyak perhatian dibanding handuk biasa. Tapi dengan delapan langkah di atas, bau apek membandel yang selama ini mengganggu seharusnya bisa teratasi secara signifikan. Kuncinya ada di konsistensi: dari kebiasaan menggantung handuk setelah dipakai, memilih deterjen yang tepat untuk jenis material handukmu, sampai tidak melewatkan langkah pre-soak yang sering dianggap remeh.

Kalau bau apeknya sudah terlalu membandel dan berbagai cara di atas belum berhasil juga, mungkin handukmu butuh penanganan yang lebih serius. Dpurple Laundry menyediakan layanan khusus untuk handuk fitnes dan yoga dengan proses enzyme treatment untuk memecah keringat membandel yang sudah bersarang di lapisan dalam serat, pembilasan anti-bakteri berlapis, dan drying room bersuhu terjaga agar material microfiber tidak rusak dalam prosesnya. Hasilnya jauh berbeda dari pencucian biasa di rumah, dan handuk kembali segar, wangi, serta siap menemani sesi latihan berikutnya.

Menu Dpurple

Spesialisasi Dpurple

Layanan Laundry

  • Stroller | Mulai dari 175 Ribu
  • Car Seat | Mulai dari 150 Ribu
  • Baby Walker | Mulai dari 75 Ribu
  • Baby Chair | Mulai dari 50 ribu
  • Mainan Bayi | 1 Paket Mulai dari 150 Ribu
  • Kiloan Baju Bayi | Mulai dari 6.500 Ribu/Kg
  • Baby Box | Mulai dari 200 Ribu
  • Bassinet | Mulai dari 150 Ribu
  • Guling Bayi | Mulai dari 15 Ribu
  • Kasur Bayi | Mulai dari 70 Ribu
  • Bouncher | Mulai dari 60 Ribu
  • Swing Pad | Mulai dari 20 Ribu
  • Set Baby Carier | Mulai dari 40 Ribu
  • Bedong Bayi | Mulai dari 15 Ribu
  • Kebaya | Mulai dari 50 Ribu
  • Jas dan Blazzer | Mulai dari 25 Ribu
  • Gaun | Mulai dari 80 Ribu
  • Dress | Mulai dari 25 Ribu
  • Jas Anak | Mulai dari 50 Ribu
  • Gaun Anak | Mulai dari 30 Ribu
  • Sepatu Bahan
  • Sepatu Kulit
  • Sepatu Olahraga
  • Sneaker
  • Sepatu Flat
  • Wedges
  • Sepatu Anak
  • Laundry Tamu Hotel Di Malang
  • Laundry Satuan Malang

Layanan Laundry

Kebon Jeruk (Pusat)

Palbatu Jakarta Selatan

Tebet Jakarta Selatan

Nomor Whatsapp

Hubungi Sesuai Lokasi